Jalan-jalan kali ini membawa saya dan teman-teman ke tempat wisata alam bagian selatan Kabupaten Bandung, Ciwidey. Tujuan utamanya adalah wisata alam Kawah Putih. Pemandangannya sangat indaaaaah. Seperti berada di bumi entah bagian mana. Menawan. Bagaimana tidak? Sesampainya di wisata alam Kawah Putih, pengunjung disuguhkan dengan hamparan pasir berwarna putih dengan danau hijau ditengahnya. Bukit dengan pepohonan hijau (kadang mongering) disertai udara dingin khas pegunungan makin membuat hawa keindahan tempat ini memesona pengunjung yang datang.
Wisata alam Kawah Putih terletak di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Sekitar 2,5 jam dari kota Bandung. Untuk menuju ke sana, kalau menggunakan kendaraan pribadi setelah masuk tol Purbaleunyi, keluarlah melalui tol kopo. Keluar dari tol Kopo ambil arah Soreang terus menuju Ciwidey. Jalan menuju Kawah Putih memang menanjak dan belok-belok. Jadi pastikan sang supir dalam kondisi prima. Kalau dari Ciwidey, Kawah Putih terletak di sebelah kiri jalan setelah masuk kawasan wisata Ciwidey.
Akhirnya nyampe juga di gerbang Kawah Putih. Oops, masih gerbang loh. Pengunjung akan dikenakan biaya masuk. Lumayan juga nih ternyata biaya masuknya.
Perorang | Rp. 16.000 |
Motor | Rp. 5.000 |
Mobil | Rp. 150.000 |
Nah, jangan senang dulu setelah masuk gerbang wisata Kawah Putih. Karena setelah masuk pintu gerbang, kita harus terus naik lagi sekitar 5-6 km untuk menuju tempat yang dituju, Kawah Putih. Dari gerbang menuju Kawah Putih, jalannya masih menanjak dan berkelok-kelok. Kalau lagi beruntung, jalan menuju ke sana akan mulus dan tanpa ada kabut. Bagi yang belum beruntung, sepanjang jalan menuju Kawah Putih akan diselimuti kabut tebal, datang dan hilang. Hiiii…agak serem juga sebenernya, soalnya jarak pandang bisa cuman 5 meter.
Dingiiiiin, bbbrrrrr…. Jangan lupa pakai baju hangat. Sesampainya di atas, wow… kabut masih datang dan pergi… bau belerangnya sangat khas dan kuat. Dan inilah Kawah Putih yang banyak dibicarakan orang itu. Memamng menawan. Yang unik dari Kawah Putih adalah ternyata danaunya berubah warna, tidak hanya hijau. Tapi kadang berwarna hijau apel kebiru-biruan kalau sedang terik dan cuaca terang dan kadang pula warnanya berubah coklat.
Menurut sejarah, Gunung Patuha berasal dari nama Pa Tua atau ‘Patua’. Masyarakat setempat sih sering nyebut dengan sebutan Gunung Sepuh. Dulu, masyarakat setempat menganggap kawasan gunung Patuha dan Kawah Putih ini sebagai daerah yang angker, ga ada satupun yang berani menjamah atau datang ke sana. Saking angkernya, burung yang terbang melintas di atas kawah saja akan mati. Hiiiii…. Namun ternyata, misteri ini akhirnya terpecahkan setelah dilakukan penelitian oleh orang Belanda yang menemukan kadar belerang yang tinggi di kawasan kawah putih yang membuat binatang saja enggan untuk mendekati kawasan yang memiliki keindahan yang menawan ini.
Kawah putih memang hanya menawarkan keindahakan Kawah Putihnya dan suasana nyaman serta rileks yang tidak dapat kita temukan setiap hari. Selain wisatawan yang memang sengaja berkunjung untuk menikmati keindahannya, banyak juga yang menjadikan Kawah Putih sebagai tempat untuk foto pra wedding. Berminat?
Selamat bersenang-senang….
20 komentar:
sepertinya asyik nih...
manfaat punya temen lain daerah,..bisa tau daerah wisata yg blm diketahui..
anggap aja traveling di dunia maya...
bagus mbak Dinz, cara menyajikan cerita jg OK
heheeee...
yu, bagi2 tempat maen di daerahnya masing2...
sapa tw bisa dateng dan mampir ke sana...
sudah sering mampir ke bandung, sering pula di ajak kesana, tapi belum sempat..! sdh banyak temen2ku yg punya dokumentasi kawah putih, tp ntahlah belum tergerak buat kesana...
but, mantabslah penyajiannya kata mas insan. :)
oh, belum kena peletnya kawah putih ya?
xixiiiiixiii...
masih harus banyak belajar terutama dari para blogger yg udh duluan terhipnotis ama dunia blogger kayak mas insan ama mas roe juga... :)
peletnya gak mempan..
pelet persimpangan DAGO yang paling kuat malah... hehehe..
hahaaa...
dasar anak muda...
asik di bilang anak muda..! #LangsungCukurKumis
Huahaha ngakak baca koment diatas :D
tempat ini sering saya liat di film2 FTV :D
akwakwka
keren ey :)
subhanallah...wow...pemandangan nan eksotis!..salam kenal :)main ke blog saya juga ya:) www.ronaruangalbanna.wordpress.com
Sebuah kawasan wisata yg indah dan menawan, belum prnh kesana, paling ke bdg di kotanya aja. follow me please
tulisan dinni membuat saya makin bangga jadi orang bandung,, beuh narsis :)
penyajian tulisan dan dokumentasi foto2nya bikin ngiler.. hehe
keep writing dienz..
knp justru orang belanda yang meneliti kandungan belerangnya dan bukan penduduk pribumi :( ?!?!?!
salam kenal semuanyaaa...
jadi orang bandung kdu bangga, kita punya sejuta eksotisme yg daerah lain belum tentu punya... (lebay) hahaaa...
oiya, kenapa ga penduduk pribumi yah?
mungkin karena orang lokal masih belum kenal science, jadi apapu selalu dikaitkan dengan tahayul2 gitu... (sok tahu) :D
wah keren ni tempatnya. di sumatera uta juga ada yg putih2 gini namanya bukit kapur tinggi raja di kabupaten simalungun.
baru saja menuju TKP...
harus dimasukin daftar target tempat wisata yg harus dikunjungi... :D
Saya belum pernah ke kawah putih Ciwidey, tapi kawah putih Dieng saya pernah. :)
Mampir di kawah putih yang menawan, mantap sob
wah..suka travelling ya...
Wah, danau air panas, ya?
Jadi pengen nyemplung...... :D
betullll....
wah, wah,,,,jangan nyemplung deh kalu ga pengen gosong...
Posting Komentar