Kamis, 29 September 2011

Sunset di Pantai Kuta

Pantai Kuta. Itulah tempat wisata nomor satu yang muncul di kepala saya ketika mengunjungi Bali. Katanya sih indah, rame, plus... banyak penampakan (bule berbikini dan telanjang dada, wowowoww), heheheee... Engga-engga, tujuannya adalah murni pengen liat Bali, kata orang kalu ga ke Pantai Kuta ya gag ke Bali. Mari kita buktikan kebenarannya.... Seindah dan seramai apakah Pantai Kuta yang letaknya di selatan pulau Bali ini.

Pantai Kuta hanya 25 menit dari bandara Ngurah Rai, ya kalu macet sih bisa lebih, pantainya emang heboh. Di sepanjang jalan menuju pantai, akan banyak ditemui hotel-hotel dan toko-toko yang menawarkan asesoris dan oleh-oleh khas Bali. Semakin dekat dengan pantai, akan semakin ramai. Apalagi kalu sudah menjelang malam dan malam sampe subuh. Kafe-kafe sepanjang pantai mulai membesarkan volume life musicnya untuk menarik perhatian pengunjung, khususnya bule-bule. 

Yang manarik dari sepanjang jalan menuju Kuta ini adalah meskipun bangunan-bangunannya di desain cukup modern, tapi sama sekali engga ninggalin ciri khas bangunan Bali. Oiya, pantai Kuta ini udah jadi objek wisata andalan pulau Bali sejak tahun 70an loh... Gag heran kenapa namanya bisa nyampe ke semua orang di seluruh belahan dunia (jiah lebay). Tapi bener juga loh. Kadang, para wisatawan asing itu kalo ditanya Indonesia engga akan tahu, ya taunya Bali.

Sesampainya di Pantai Kuta, waah... bener rame... jadi bingung mau ngapain. Mau berenang, ga mungkin juga pake bikini dan mensejajarkan diri dengan para blonde itu. Mau surfing...mmm, enga deh, takut malu-maluin. Alhasil mari duduk-duduk sambil jajan-jajan saja di pinggir pantai sambil menikmati bule-bule lalu lalang, eh salah, menikmati para penjaga pantai yang memamerkan kulit coklat mengkilatnya dengan otot-otot kekar dan kemampuan menarik perhatian para bule, eh salah...menikmati pantai dan eksotismenya... yang ini baru bener, heheheeeee....

Di pinggir pantai, banyak yang nyewain tikar, jadi ga usah khawatir bajunya kena kotor pasir pantai (jiah ga niat ke pantai. Banyak jajanan juga dari bakso ampe rujak. Dan ternyata, penjualnya banyak orang Jawa...hoho... Jangan nanya harga, coz pasti lebih mahal dari tempat biasa. Jasa pijit, jasa tato, jasa kutek ampe jasa nyanyi alias pengamen ga niat ngamen ada di sini. Ya kalu punya cukup nyali, cobain surfing deh, ombaknya cukup aman untuk pemula. Bule-bule di sini juga engga tw nih kenapa seneng surfing dengan ombak yang ga terlalu gede di Pantai Kuta. 

Jalan-jalan saya di Pantai Kuta emang diniatkan untuk liat Sunset. Kata orang, gag afdol kalau ke Kuta ga liat Sunset. Dan benar saja, menjelang matahari terbenam, para pengunjung pantai yang sedang berenang, surfing, jalan-jalan, ngobrol-ngobrol, bercengkerama, perlahan mulai menepi dan duduk-duduk di sepanjang pantai untuk melihat sang matahari turun perlahan sampai tertelan lautan. Seolah diinstruksikan dengan satu instruksi yang sama. Begitu tenang dan damai. Anginnya... ombaknya... pasirnya... baunya... alhamdulilah, masih bisa menikmati cipataan Allah yang Maha Sempurna.





11 komentar:

BlogS of Hariyanto mengatakan...

great blog :) jadi ingat awal tahun ke Kuta, sore hari, tapi tidak sempat menikmati keindahan Sunset karena harus segera ke bandara ngejar pesawat tuk kembali ke Makassar
nice share post :)

dienz mengatakan...

wah, sayang banget...
tapi bagus kal gitu, jadi ada alesan untuk balik lagi ke bali, heheee....

KHAIRIL AKBAR IBN SYARIF EL-INDUNIESY mengatakan...

Kapan ya saya bisa ke Bali?

Salam kenal..........

Follback di : http://khairilakbaribnsyarifel-induniesy.blogspot.com/2011/10/awan-hitam.html

saya tunggu ...

dienz mengatakan...

diniatkan sajah...pasti bisa...

btw, biaya hidup di sana bisa dibilang murah..
asal jangan ngikut2 gaya hidup bule,
heheee...

Penerbit mengatakan...

q sudah follow, jangan lupa follow back http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ ,.,n comment2 ^o^

dienz mengatakan...

siaaappp....

aqsha mengatakan...

mudah2 aq punya rejeki untu kesana

Angga mengatakan...

hmmmhh.. pantai kuta.. aku ingin ksana lagi... hhe.. >.<
terakhir kali aku ksana pas masih SD hha.. keinget hampir kehanyut disapu ombak.. :))

dienz mengatakan...

mari bermimpi....
dreams, believe and make it happen... ^_^

waduh, hampir yah? knpa ga sekalian ajah...?
piss... :D

Asop mengatakan...

Ehem.. saya lebih suka pegunungan daripada pantai. :)

Tapi kalo saya diajak ke pantai, saya gak nolak. :D

msdienz mengatakan...

yuuu...

Poskan Komentar