Kamis, 19 Juli 2012

Padang International Dragon Boat Festival 2012

Ini sudah kali ke empat saya menginjakan kaki ke Kota Padang, tapi sampai saat ini hanya Jembatan Siti Nurbaya dan Pantai Padang saja yang baru sempat saya kunjungi. Begitu beruntungnya, kunjungan tahun ini ke Padang bertepatan dengan penyelenggaraan Padang International Dragon Boat Festival. Kyaaaaaah…. Seneng banget. Liat keramaian langsung berseri-seri.

Sore itu bingung mau ngapain, kegiatan sudah selesai dan baru bisa pulang besok pagi. Yasudah nekat deh pengen keliling kota Padang sendiri. SENDIRI? Iyah sendiri. Belaga sok berani dari tempat penginapan di Indarung naek angkot sampai ke kota. Tujuannya sih Basko, Mall terbesar yang ada di kota Padang. Tapi… ketika melewati jalan Rasuna Said, terlihat beberapa polisi mengatur lalu lintas. Jalanan pun agak tersendat dan angkot yang saya tumpangi pun mulai melambat. Dari sini kanan kiri jalan, orang-orang mulai berdatangan menuju tempat yang sama. Umbul-umbul memenuhi sepanjang jalan dengan tema yang sama. Setelah saya konfirmasikan ke pa supir, ternyata sore ini, 13 Juli 2012 adalah pembukaan acara Padang International Dragon Boat Festival. Ah.. penasaran, saya minta pa supir menurunkan saya di sini. Seperti turis, saya jalan sendiri jepret sana sini menuju kawasan Banjir Kanal Gor H. Agus Salim.

 Wah, asik juga Padang punya acara seperti ini. Ternyata Padang International Dragon Boat Festival adalah event tahunan untuk menyambut hari jadi Kota Padang. Dan tahun ini adalah kali ke sepuluh festival bertaraf internasional ini digelar. Acaranya sendiri dimulai tanggal 12 Juli, baru dibuka satu hari setelahnya dan akan berlangsung hingga Minggu 15 Juli 2012. Acara pembukaan berlangsung ramai. Dibuka langsung oleh Panglima Armada Barat RI Laksamana Muda Sadiman, SE atas nama Kepala Staf Angkatan Laut RI, di panggung utama. Dimeriahkan dengan penampilan tari kolosal dari puluhan siswa kota Padang.   
Kegiatan Padang International Dragon Boat Festival tidak hanya diikuti oleh para pedayung local. 11 Negara lainpun turut berpartisipasi untuk memperebutkan hadiah berupa tropi bergilir dan uang tunai senilai 150 juta rupiah. Mau dong ikutan, heheee…. 

Yang membuat acara ini semakin menarik adalah perlombaan dayung digelar hingga malam hari. Sudah kebayang gimana serunya pemandangan yang akan ditampilkan di Kanal Banjir dengan umbul-umbul, penonton, lighting dan yang pasti perahu naga yang siap beraksi. Masyarakat sekitarpun terlihat sangat antusias menyaksikan kegiatan tahunan ini. Banyak juga yang mencoba mengais rejeki dengan berjualan makanan dan minuman atau sekedar asesoris penyelenggaraan kegiatan.

Pritttttt….. lomba dayung perahu naga dimulai. Ada 4 tim yang beraksi. Dengan wajah penasaran dan antusias, saya melihat garis start yang terletak di ujung kanal bawah jembatan yang dekat dengan laut ke tempat tim mulai mendayung menuju garis finish. Penonton lainpun tidak kalah antusias dan penasaran dengan pandangan mata tertuju ke arah yang sama menyaksikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Tim nomor 3 dengan kostum kuning terlihat mulai memimimpin dan akhirnya sampai pada garis akhir pada urutan pertama. Penonton mulai berbisik-bisik. Itu siapa? Itu tim apa? Dari mana. Tidak perlu bertanya, ternyata sudah ada yang meneriakan “Philipina Menang!”. Congratulatioooon…. Meskipun saya tidak tahu siapa tiga tim lainnya, selamat kepada pemenang. Hari mulai senja, penonton mulai bubar, sebagian menuju panggung utama tempat penyerahan hadiah dilakukan. Sang pemenang rupanya lebih senang melakukan selebrasi dahulu sebelum menerima hadiah dan ucapan selamat. Karena baru naik panggung setelah di ‘Halo-halo’ beberapa kali oleh panita. Hikshiks…

Kegiatan hari ini selesai, dan akan dilanjutkan besok pagi. Sayang sekali, saya sudah harus menuju Bandung besok pagi. Tidak bisa menyaksikan kemeriahan event tahunan ini lebih lama. Go Tim Indonesia! Selamat untuk kota Padang yang berhasil menyelenggaran event international sebesar ini. Mudah-mudahan bisa jadi contoh untuk daerah lainnya. Kan lumayan bisa sambil promosi pariwisata ditambah ada kontribusi positif untuk perekonomian daerah. Sampai jumpa tahun depan… ^_^

0 komentar:

Poskan Komentar